Mamuju, lapsussulbar.com – Direktur Utama (Dirut) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, Iman Brotoseno, melepas tiga ekor penyu hasil penangkaran di kawasan Pantai Landi, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat, 29 Agustus 2025.
Ketiga penyu tersebut merupakan bagian dari kegiatan konservasi yang dilakukan oleh Komunitas Masyarakat Pecinta Penyu (Kamakpepe), sebuah kelompok warga lokal yang aktif menjaga kelestarian penyu di kawasan pesisir Sulbar.
Penyu-penyu yang dilepas sudah berusia kurang lebih 14 bulan dan sebelumnya dirawat dalam penangkaran milik komunitas.
Iman Brotoseno menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran komunitas dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian laut.
“Saya mengapresiasi teman-teman komunitas di sini yang sudah membiasakan masyarakat untuk mencintai bahari. Ini juga salah satu bentuk kepedulian TVRI Sulbar dalam mendukung konservasi penangkaran penyu,” ujar Iman Brotoseno.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan kegiatan semacam ini, tidak hanya sebagai aksi sosial di lapangan, tapi juga sebagai materi yang bisa diangkat ke layar kaca.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi sebuah kegiatan yang berkelanjutan. Intinya bahwa kita mendukung ekosistem yang bersih, yang menjadi bagian dari keseluruhan kehidupan, di mana bahari laut adalah salah satu tulang punggung,” jelasnya.
Lebih jauh, Iman Brotoseno berharap program konservasi ini dapat menjadi agenda tetap TVRI Sulbar, baik dalam bentuk dukungan langsung maupun dalam bentuk liputan dan penyiaran yang bisa memberikan edukasi kepada publik.
“Semoga ini tidak menjadi kegiatan yang sejenak, tapi bisa terus dilakukan. Termasuk diangkat ke layar, bukan hanya kegiatan off-line, tapi juga on-screen, agar publik tahu bahwa ada konservasi penyu yang dilakukan oleh komunitas dengan dukungan dari TVRI Sulbar,” tutur Iman Brotoseno.
Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara media publik dan masyarakat untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut dan membangun generasi yang peduli lingkungan.
Ketua Kamakpepe Sulbar, Jawaluddin Daeng Paindo mengaku sangat bersyukur karena pada moment Hari Maritim Nadional, dapat melepas penyu, setelah melalui masa pemeliharaan selama lebih setahun.
“Penyu jenis Lekang ini bertelur bulan April, kami lakukan penetasan Buatan bulan Juni 2024. Alhamdulillah jumlahnya 115, dan sudah dilepas oleh Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin. Ini sisanya, 3 ekor dan dilepas Direktur utama TVRI, yang kami tau juga sosok peduli lingkungan.” Terangnya.
(Rls/wl)