Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring Sambut HUT ke-81, RRI Mamuju – Densus 88 – DLHK Gelar Baksos 15 Tahun TVRI Sulbar, Transpormasi Keratif Menuju Masa Depan Inovatif IJS Polman RDP di DPRD, Perjuangkan Pemerataan Penyaluran Elpiji 3 KG Anggini DA8 Tampil Memukau Penonton di Lapangan Tasinara Malunda KUPP Mamuju Sewakan Gudang ke PT Sarana Bandar Transport

Entertainment

Petani ‘Serbu’ Pengobatan Gratis Biddokkes Polda Sulbar di Sampaga

badge-check


					Petani ‘Serbu’ Pengobatan Gratis Biddokkes Polda Sulbar di Sampaga Perbesar

Mamuju, Lapsussulbar.com- Dalam rangka hut bhayangkara ke-79, Biddokkes Polda Sulbar lakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada petani wilayah sulbar. Sasaran pertama di desa Salubarana, kecamatan Sampaga, utamanya di pusat pelatihan pertanian swadaya pada Kamis, 26 Juni 2025.

Untuk mendukung ketahanan pangan serta petani sehat Biddokkes Mengangkat satu tema petani sehat,kedaulatan pangan kuat.

Ratusan petani yang ada di Desa Salubarana melakukan cek kesehatan bersama oleh tenaga kesehatan dari rumah sakit Bhayangkara polda sulbar.

Pemeriksaan kesehatan mencakup pemeriksaan jatung, tht, mata, gigi, maupun pemeriksaan tekanan darah. Juga disediakan laboratorium untuk cek kondisi  darah.

Dari masalah yang dihadapi oleh para petani,  kesehatan mata menjadi masalah utama yang di alami para petani. Tim dari kesehatan polda sulbar juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan anak dan juga pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil.

“Bapak kapolri mencadangkan untuk dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis khususnya bagi para petani terkhusus diwilayah hukum polda Sulbar. Sebab  petani sehat maja ketanganan pangan kuat” ungkap Kasubbid Kespol Bidokkes Polda Sulbar, AKBP Mauluddin.

Seiring dengan itu masalah yang sering di alami para petani yakni pada kesehatannya seperti kesehatan mata.

“Justru kegiatan inilah yang diharapkan, antusias para petani dan masyarakat karena dalam hal ini masalah seperti pemeriksaan jantung dan THT, ternyata juga disediakan. Justru harapan kedepannya semoga mereka tahu apa yang harus dilakukan dan yang harus di kurangi”,jelas Fadil petani milenial.

Petani milenial sulbar sendiri yakni petani yang terdiri dari petani yang berusia 19 hingga 40 tahun,dan yang berusia 40 tahun ke atas termasuk dalam golongan petani Andalan. Yang dikenal adaptif terhadap teknologi digital seperti para petani di sulbar ini menggunakan penyiraman tanaman lewat hp atau IoT (Internet Of Things).

Fadil petani milenial mengungkapkan bahwa petani milenial di sulbar sendiri bertujuan untuk mendorong minat anak muda terhadap pertanian dan mendorong inovasi.

Fadil juga menambahkan bahwa tanaman yang dibudidayakan yakni tanaman Hortikultura seperti cabai dan tomat dan sayuran lainnya.

(Lia/***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

4 September 2026 - 08:10 WITA

Sambut HUT ke-81, RRI Mamuju – Densus 88 – DLHK Gelar Baksos

28 Agustus 2026 - 08:03 WITA

15 Tahun TVRI Sulbar, Transpormasi Keratif Menuju Masa Depan Inovatif

19 Agustus 2026 - 03:33 WITA

IJS Polman RDP di DPRD, Perjuangkan Pemerataan Penyaluran Elpiji 3 KG

18 Agustus 2026 - 01:24 WITA

Anggini DA8 Tampil Memukau Penonton di Lapangan Tasinara Malunda

17 Agustus 2026 - 05:59 WITA

Trending di Entertainment