MBG Bukti Nyata Presiden Prabowo Berpihak Terhadap Ekonomi dan Kesejahtraan Masyarakat Cek Kesehatan Gratis Biddokkes Polda Sulbar Tembus 9.238 Pasien SPPG Kamansi Salurkan Makanan Sesuai AKG di Mateng Sambut Piala Dunia, Arsal Aras Kunjungi Transmisi Pemancar TVRI di Tobadak Raker, Pengurus Kabupaten Perkuat IJS Sulbar Aktivis Karampuang Dianiaya, Warga Minta Pelaku Ditangkap

Entertainment

MBG Bukti Nyata Presiden Prabowo Berpihak Terhadap Ekonomi dan Kesejahtraan Masyarakat

badge-check


					MBG Bukti Nyata Presiden Prabowo Berpihak Terhadap Ekonomi dan Kesejahtraan Masyarakat Perbesar

MAMUJU, lapsussulbar.com – Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya membawa manfaat bagi pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah dengan membuka ribuan hingga jutaan lapangan pekerjaan baru.

Seiring dengan perluasan pelaksanaan program MBG di berbagai wilayah, kebutuhan tenaga kerja pada sektor pendukung turut meningkat, mulai dari tenaga dapur, juru masak, distribusi logistik, petani, peternak, hingga pelaku UMKM penyedia bahan pangan.

Pemerintah menyebut, setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) membutuhkan puluhan tenaga kerja untuk memastikan proses produksi makanan berjalan optimal. Dengan target puluhan ribu dapur MBG yang beroperasi secara nasional, program ini diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Presiden Prabowo Subianto bahkan menyebut MBG berpotensi membuka hingga 3 juta lapangan kerja, baik pekerjaan formal maupun pekerjaan yang tumbuh dari aktivitas ekonomi pedesaan.

Dampak ekonomi MBG juga dirasakan langsung oleh pelaku usaha kecil. Banyak UMKM lokal kini mendapat peluang menjadi pemasok bahan makanan seperti beras, sayur-mayur, telur, ikan, hingga produk olahan pangan. Kondisi ini mendorong perputaran uang di tingkat desa dan kecamatan sehingga ekonomi masyarakat menjadi lebih hidup.

Selain menyerap tenaga kerja secara langsung, MBG juga menciptakan efek berganda atau multiplier effect. Ekonom menilai program ini mampu memperkuat rantai pasok pangan lokal, meningkatkan permintaan hasil pertanian, serta membuka pasar baru bagi usaha mikro dan kecil.

Badan Gizi Nasional mencatat, program MBG telah membantu menekan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Semakin luas jangkauan program, semakin besar pula potensi penyerapan tenaga kerja yang tercipta.

Koordinator aksi, Rara Calista mengaku, program MBG adalah bukti nyata keberpihakan prabowo pada ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

“Bapak Presiden Prabowo telah memberikan bukti bahwa beliau peduli terhadap rakyatnya, salah satunya melalui program MBG. Program tersebut memberikan manfaat kepada generasi bangsa, dan juga memberikan dampak ekonomi, sehingga tercipta kesejahteraan pada keluarga penerima manfaat.” Ujarnya, Senin 29 Juni 2026.

Menurut salah satu relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mamuju, kehadiran program ini telah membuka peluang kerja baru bagi masyarakat lokal yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan tetap.

Relawan MBG, Andi Rahman, mengatakan banyak warga kini terlibat dalam operasional dapur hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah.

“Program MBG ini sangat membantu masyarakat, khususnya di Mamuju. Banyak ibu rumah tangga, pemuda, hingga pelaku UMKM yang kini punya aktivitas dan penghasilan tambahan dari program ini. Selain membantu memenuhi gizi anak-anak, MBG juga nyata mengurangi pengangguran,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Mamuju turut menggerakkan ekonomi lokal karena bahan pangan seperti sayur, telur, ikan, dan beras banyak disuplai dari petani serta pedagang setempat.

“Harapan kami, program ini terus berlanjut dan jangkauannya semakin luas agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, baik sebagai penerima manfaat maupun sebagai tenaga kerja,” tambahnya.

Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menjadi investasi untuk menciptakan generasi sehat dan cerdas, tetapi juga menjadi solusi nyata dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. (Rth/cia)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cek Kesehatan Gratis Biddokkes Polda Sulbar Tembus 9.238 Pasien

23 Juni 2026 - 05:28 WITA

SPPG Kamansi Salurkan Makanan Sesuai AKG di Mateng

11 Juni 2026 - 04:00 WITA

Sambut Piala Dunia, Arsal Aras Kunjungi Transmisi Pemancar TVRI di Tobadak

2 Juni 2026 - 14:06 WITA

Raker, Pengurus Kabupaten Perkuat IJS Sulbar

2 Juni 2026 - 09:06 WITA

Aktivis Karampuang Dianiaya, Warga Minta Pelaku Ditangkap

30 Mei 2026 - 07:49 WITA

Trending di Headline