Mamuju, lapsussulbar.com– Aksi premanisme kembali terjadi di Mamuju Sulawesi Barat. Kali ini menyasar Aktivis Vandetta, Ikhwan Rozi. Ia mengalami penganiayaan di Sekret Vandetta di Jalan Dahlia, Kompleks BTN Axuri Mamuju, kamis malam (28/5/2026)
‘Kami dari Perwakilan Keluarga Besar Pulau Karampuang menyampaikan kemarahan dan kecaman keras atas tindakan pengeroyokan brutal yang dialami saudara Ikhwan Rozi, Ketua LSM Vendetta sekaligus putra asli Pulau Karampuang yang selama ini dikenal sebagai aktivis muda yang konsisten memperjuangkan hak-hak masyarakat dan kepentingan rakyat kecil, ucap Muh.Fajrin, Jumat 29 Mei.
Tindakan premanisme yang terjadi di Sekretariat Perjuangan Mahasiswa Vendetta dinilauli bukan hanya serangan terhadap individu, tetapi merupakan serangan terhadap gerakan perjuangan rakyat dan upaya membungkam suara kritis anak muda yang selama ini berdiri di garis depan memperjuangkan keadilan sosial.
Kami menilai aksi tersebut adalah tindakan kriminal murni, biadab, dan sangat memalukan. Apalagi terdapat dugaan salah satu pelaku membawa senjata tajam saat melakukan aksinya. Ini adalah ancaman serius terhadap keselamatan jiwa dan keamanan masyarakat.
Atas kejadian tersebut, warga menyatakan sikap tegas:
1. Mengecam keras aksi pengeroyokan dan perusakan sekretariat yang dilakukan secara brutal dan tidak manusiawi.
2. Mendesak Polresta Mamuju untuk segera menangkap dan memenjarakan seluruh pelaku tanpa kompromi dan tanpa pandang bulu.
3. Meminta aparat kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas aktor intelektual maupun pihak-pihak yang terlibat dalam aksi premanisme tersebut.
4. Menuntut proses hukum dilakukan secara transparan, profesional, dan terbuka kepada publik agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.
5. Mengingatkan bahwa apabila aparat lambat menangani kasus ini, maka kemarahan publik dan solidaritas masyarakat akan terus membesar sebagai bentuk perlawanan terhadap premanisme dan kekerasan terhadap aktivis rakyat.
“Saudara Ikhwan Rozi bukan orang asing bagi masyarakat Pulau Karampuang. Ia adalah putra daerah yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat, memperjuangkan hak-hak rakyat, dan berdiri bersama masyarakat kecil ketika banyak orang memilih diam.” Tambah Fajrin.
Perwakilan Keluarga Besar Pulau Karampuang dalam keterangannya menegaskan tidak menerima tindakan kejahatan dan premanisme terhadap putra daerah karampuang. Ikhwan Rozi selama ini dikenal sebagai pejuang rakyat yang aktif membela kepentingan masyarakat kecil.
“Maka siapa pun pelakunya harus segera ditangkap dan dipenjarakan. Jangan ada upaya melindungi pelaku kekerasan. Jika aparat lambat bertindak, maka masyarakat akan menilai bahwa hukum sedang dipermainkan. Kami ingin keadilan ditegakkan secepat-cepatnya.”Tegas Muh Fajrin Perwakilan Keluarga Besar pulau karampuang
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi bentuk solidaritas dan dukungan moral dari masyarakat Pulau Karampuang terhadap saudara Ikhwan Rozi dan keluarga besar Gerakan Vendetta.
“Kami meminta Kapolresta Mamuju membuktikan keberpihakannya pada hukum dan keadilan dengan segera menangkap dan memenjarakan para pelaku.” Tutupnya.
Sampai berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian, maupun pernyataan dari terduga pelaku. Namun korban sudah melapor kejadian tersebut di Polresta Mamuju.
(Rls / cia)








